5 Masjid Tertua dan Bersejarah di Indonesia

Artikel

Muhtar

Masjid Agung Demak

Menelusuri jejak sejarah Islam di Indonesia memang tidak ada habisnya. Salah satu sejarah yang menarik untuk dikulik adalah masjid.

Seperti diketahui, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah umat Islam, tetapi juga berfungsi sebagai aktivitas sosial, politik, ekonomi, dan lain-lain.

Lebih dari itu, masjid merupakan penanda otentik masuknya Islam di berbagai penjuru tanah air.

Berikut adalah lima masjid tertua di Indonesia yang dikutip dari detik.com:

1. Masjid Saka Tunggal Banyumas

Masjid tertua di Indonesia yang pertama adalah Masjid Saka Tunggal Banyumas. Masjid ini dibangun pada tahun 1288 M pada era Mataram Kuno.

Masjid ini berlokasi di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah.

Satu hal yang membuat masjid ini terbilang unik, bangunannya hanya ditopang oleh satu tiang penyangga tunggal.

2. Masjid Agung Sunan Ampel

Masjid ini berlokasi di Masjid Agung Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur. Dibangun pada tahun 1421 oleh Raden Achmad Rachmatulloh yang tak lain adalah Sunan Ampel.

Gaya arsitektur masjid Agung Sunan Ampel khas Jawa Kuno dan Arab Islami.

3. Masjid Kuno Bayan Beleq

Masjid ini berlokasi di Desa Bayan, Lombok Barat. Dibangun sekitar abad ke-16, masa awal di mana Islam berkembang di Pulau Lombok.

Nama Beleq mempunyai arti “makam besar”. Hal ini sesuai dengan kondisi di sekitar masjid yang banyak terdapat makam.

Makam-makan tersebut merupakan makam dari Plawangan, Karang Salah, Anyar, Reak, Titi Mas Penghulu, Sesait, tokoh-tokoh agama Islam lain, dan orang-orang yang ikut membangun dan mengurus masjid sejak awal pembangunannya.

4. Masjid Agung Demak

Masjid yang berlokasi di Kota Demak, Jawa Tengah ini cukup populer karena menjadi berkumpulnya Wali Songo.

Masjid ini dibangun tahun 1474 dengan gaya khas Majapahit, yang membawa corak kebudayaan Bali. Gaya ini berpadu harmonis dengan langgam rumah tradisional Jawa Tengah.

Persinggungan arsitektur Masjid Agung Demak dengan bangunan Majapahit bisa dilihat dari bentuk atapnya.

Namun, kubah melengkung yang identik dengan ciri masjid sebagai bangunan Islam, malah tak tampak. Sebaliknya, yang terlihat justru adaptasi dari bangunan peribadatan agama Hindu.

5. Masjid Agung Sang Ciptarasa

Masjid Agung Sang Ciptarasa didirikan pada tahun 1480 oleh Sunan Gunung Jati dan Sunan Kalijaga. Masjid ini berlokasi di Kesepuhan, Kota Cirebon, Jawa Barat.

Dilihat dari bentuk kubahnya memang tidak terlalu istimewa karena bentuknya hampir sama dengan kebanyakan masjid kuno di Indonesia. Namun jika masuk ke dalam, corak arsitektur akan terlihat jelas dari warna Tiongkok.


share :

Newsletter

Signup our newsletter to get update information, news or insight for free.