8 Tips Menjaga Keamanan Digital

Artikel

Nesa Azra

Keamanan digital menjadi semakin krusial dalam era digitalisasi, terutama dengan beragam kegiatan online seperti media sosial dan komunikasi email.

Indonesia, menurut National Cyber Security Index 2022, berada di peringkat 83 dari 160 negara, menandakan rentannya negara ini terhadap serangan digital, termasuk malware, kebocoran informasi, dan trojan.

Apa yang di maksud Keamanan Digital?

 

Keamanan digital adalah langkah perlindungan terhadap identitas online, data, dan aset digital seperti foto, kata sandi, dan nomor pin. Meskipun sering disamakan dengan keamanan siber, keamanan digital lebih luas dan mencakup perlindungan terhadap semua aspek teknologi informasi dan jaringan.

Keamanan digital melindungi data dan informasi digital seperti dokumen, gambar, video, dan audio.

Keamanan siber, di sisi lain, melindungi semua aspek keamanan yang terkait dengan teknologi informasi dan jaringan dari ancaman Internet

Meski begitu, keamanan digital dan cyber security sama-sama penting dalam melindungi informasi digital.

Ini dia jenis informasi digital yang seringkali diincar penjahat cyber:

– Data identitas pribadi: foto, nomor telepon, alamat, akun email dan password, nomor jaminan sosial, dll.
– finansial: nomor kartu kredit, nomor kartu debit, kode PIN, dll.
– Data kesehatan: riwayat kesehatan, resep obat, nomor asuransi, dll.

Manfaat keamanan digital bagi pribadi maupun bisnis:

1. Mengurangi Risiko Pencurian Data
2. ⁠Menjaga Keamanan Transaksi Online
3. Menghindari Kerugian Finansial

Tips menjaga keamanan digital:

1. Gunakan Koneksi Internet (Wi-Fi) yang Aman

Selalu pastikan untuk menggunakan koneksi internet atau wifi yang aman agar informasi digital Anda tidak dapat diakses oleh orang yang menggunakan wifi yang sama. Bahkan, beberapa wifi gratisan juga bisa menyimpan malware yang berpotensi merugikan perangkat Anda.

Ciri-ciri wifi yang aman meliputi :
– keharusan menggunakan kata sandi
– ⁠adanya tanda keamanan berupa ikon gembok pada ikon jaringan
– ⁠ penerapan enkripsi melalui protokol keamanan seperti WPA2 atau WPA3.

Penting untuk memilih koneksi internet atau wifi yang memenuhi kriteria ini guna menghindari risiko wifi gratisan dan potensi ancaman keamanan digital.

2. Buat Password yang Kuat dan Unik

Pertama, buatlah kata sandi yang kuat dan unik untuk melindungi keamanan digital Anda.

Gunakan kombinasi huruf besar dan kecil, angka, serta simbol. Hindari informasi pribadi dan jangan gunakan password yang sama untuk beberapa akun.

Untuk kemudahan, pertimbangkan untuk menggunakan password manager seperti NordPass, 1Password, atau RoboForm.

3. Ganti Password secara Berkala

Jangan lupa, ganti password akun-akun Anda secara berkala. Ini bertujuan mengurangi risiko upaya peretasan maupun pencurian data pribadi Anda.

Jadi jika password Anda bocor, tidak terlalu masalah karena Anda selalu menggantinya secara rutin.

4. Pastikan untuk mengaktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA).

sebagai langkah keamanan tambahan. 2FA adalah metode yang memperkenalkan proses verifikasi ganda saat mengakses akun, menjadikan lebih sulit bagi pihak yang memiliki password atau PIN Anda untuk masuk, karena memerlukan metode tambahan.

5. Hindarilah mengklik link secara sembarangan

terutama jika diminta oleh pihak ketiga. Perlu diingat, link dari sumber ketiga dapat mengarahkan Anda ke situs berbahaya atau jebakan merugikan. Sebelum mengklik, pastikan bahwa pengirimnya dapat dipercaya dengan memeriksa URL dan alamat email pengirim untuk memastikan keasliannya. Tindakan ini membantu mencegah risiko bahaya, termasuk potensi manipulasi melalui social engineering yang bertujuan memperoleh data pribadi Anda.

6. Cek Kredibilitas Website

Sebelum memasukkan data pribadi. Pastikan website memiliki SSL, periksa reputasi, baca ulasan pengguna, dan teliti kebijakan informasi serta informasi kontak pemilik website.

7. Lindungi Perangkat Anda Dengan Antivirus

Menginstal antivirus terbaik adalah langkah efektif untuk melindungi keamanan digital perangkat Anda. Dengan demikian, perangkat Anda akan terhindar dari risiko virus, malware, dan berbagai upaya penipuan lainnya.

Antivirus tidak hanya mendeteksi, tetapi juga mencegah serangan saat ancaman mencoba menyusup ke perangkat Anda.

8. Selalu Perbarui Perangkat Lunak Anda Secara Rutin

Usai menginstal antivirus, pastikan untuk secara rutin memperbarui seluruh perangkat lunak yang terpasang pada perangkat Anda. Tanpa pembaruan, perangkat lunak dapat memiliki celah yang dimanfaatkan oleh penjahat cyber.

Oleh karena itu, disarankan untuk selalu menggunakan versi terbaru dari perangkat lunak, karena biasanya ini juga mencakup peningkatan sistem keamanan.

share :