9 Tips Produktif Pasca Libur Panjang Lebaran

Artikel

Muhtar

Bagi sebagian orang, menjalani rutinitas sehari-hari pasca libur panjang itu terasa berat. Banyak yang masih terlena dalam “mode liburan” sehingga sulit untuk kembali produktif.

Tidak sedikit orang yang justru mengalami stres usai libur panjang alih-alih badan dan pikiran menjadi segar. 

Psikolog Anak dan Keluarga, Samanta Elsener, sebagaimana dilansir kompas.com, mengatakan stres usai libur panjang biasanya disebabkan oleh padatnya aktivitas selama waktu libur. Alhasil, tubuh dan pikiran justru tidak mendapatkan istirahat yang cukup. 

Selain itu, faktor pemicu stres usai liburan lainnya adalah pengeluaran liburan yang membengkak dari alokasi anggaran dan efek dari paradoks liburan (holiday paradox). 

Holiday paradox adalah perasaan yang muncul bahwa waktu liburan terasa berjalan lebih cepat, dibandingkan saat melakukan rutinitas di kantor atau di sekolah. 

Samanta membagikan tips agar kita kembali semangat bekerja usai libur panjang:

1. Sediakan waktu istirahat 

Samanta menyarankan agar para pekerja yang habis liburan menyediakan waktu istirahat pascaliburan dan sebelum masuk kerja. Minimal, durasi waktu istirahat adalah satu hari penuh.  

“Sediakan waktu untuk istirahat total sebelum mulai beraktivitas seperti sedia kala. Jangan terlalu padat beraktivitas dalam sehari karena waktu ini untuk berlibur. Artinya menikmati liburannya, lebih menikmati kondisi saat ini,” jelasnya. 

2. Motivasi diri 

Agar kembali semangat bekerja, seseorang perlu memotivasi diri sendiri. Setiap orang tentunya mempunyai motivasi yang berbeda-beda, namun secara umum motivasi dalam bekerja adalah untuk mendapatkan penghasilan. 

“Lakukan self talk untuk memotivasi diri kembali bekerja,” kata Samanta. 

3. Jalin komunikasi dengan rekan kerja  

Samanta juga menyarankan untuk mulai menjalin komunikasi dengan rekan kerja sebelum hari pertama kembali ke kantor. Tujuannya, agar pikiran (mindset) perlahan membangun vibes atau atmosfer dunia kerja. 

Sebab, selama libur tentunya kita sama sekali tidak bersinggungan dengan pekerjaan. Jadi, pikiran kita butuh penyesuaian kembali secara perlahan.

4. Pakaian kerja yang bisa menaikkan mood 

Meskipun terdengar sepele, namun pemilihan pakaian pada hari pertama kerja usai libur panjang bisa mempengaruhi suasana hati alias mood.  Samanta menyarankan pekerja untuk memakai pakaian kerja yang bisa meningkatkan mood masing-masing.

Siapkan outfit hari pertama kerja itu sejak malam hari, jadi kamu tidak terburu-buru keesokan harinya. Tak perlu baru, cukup pakaian kerja yang paling nyaman atau paling disukai. 

5. Dengarkan lagu 

Masih dalam upaya membangun mood di hari pertama kerja, cobalah untuk mendengarkan lagu kesukaan. Lagu-lagu bisa didengarkan sembari sarapan, mandi, persiapan ke kantor, selama perjalanan, atau sebelum memulai bekerja di kantor. 

Samantara menuturkan, lagu seperti itu dapat membangun mood yang bagus untuk mulai bekerja. 

6. Atur target pekerjaan

Agar kembali semangat bekerja usai libur panjang, perlu disusun target-target (goals) baru yang ingin dicapai. Target tersebut seolah berperan sebagai peta yang akan menuntun dalam bekerja.

7. Ubah pola pikir

Pekerja juga harus mengubah pola pikir (mindset) agar kembali semangat bekerja. Perlu disadari bahwa waktu libur ada batasnya sehingga kita harus kembali kepada rutinitas.

Cobalah untuk bersikap tegas pada diri sendiri bahwa kembali bekerja sangat penting. Upaya ini bisa membuat pikiran menjadi lebih fokus dalam menjalani rutinitas pekerjaan.

8. Rapikan meja kerja

Kondisi meja kerja yang berantakan bisa membuat semangat bekerja menurun. Sisihkan satu jam pertama untuk merapikan meja kerja, mempersiapkan perangkat kerja, dan mengambil cemilan atau minuman. 

9. Istirahat di sela bekerja 

Sebaiknya, jangan langsung memaksakan diri bekerja penuh sepanjang hari saat mulai bekerja usai libur panjang. Atur waktu istirahat di sela kerja pada hari pertama. Sebab, kita masih membutuhkan penyesuaian untuk kembali fokus bekerja.

Memaksakan diri langsung bekerja tanpa henti justru akan membuat kita merasa jenuh. Ambil waktu istirahat 5-10 menit setiap tiga jam sekali untuk menyegarkan diri. (*)

share :