Bisa Kuliah Sambil Kerja, Para Penerima Beasiswa Bersyukur Berkuliah di UICI

Berita

Acara Meet and Greet Pemberi dan Penerima Beasiswa via Zoom Meeting, Senin (5/9/2022).

Kanyaka Anindita

Acara Meet and Greet Pemberi dan Penerima Beasiswa via Zoom Meeting, Senin (5/9/2022).

Meet and Greet Pemberi dan Penerima Beasiswa Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) diadakan via Zoom Meeting, Senin (5/9/2022) malam. Perwakilan mahasiswa Tahun Akademik 2021-2022 penerima beasiswa dari daerah dan jurusan yang berbeda memberikan kesan dan rasa syukurnya berkuliah di UICI.

Kesan pertama disampaikan oleh Fajarudin Nardin, mahasiswa asal Buton. Ia mengungkap harapannya setelah berkuliah di UICI agar bisa membantu perkembangan di daerahnya.

Fajarudin juga menjelaskan bahwa berkuliah di UICI membantu mereka yang ingin berkuliah sekaligus bekerja. Fajarudin juga memberi pesan kepada mahasiswa lain untuk terus aktif di kegiatan mahasiswa.

“Saya mengajak teman-teman mahasiswa untuk selalu aktif dalam kegiatan mahasiswa karena sangat membantu bagi kami yang berkuliah sambil bekerja,” ungkapnya.

Selanjutnya disampaikan oleh mahasiswa Komunikasi Digital asal Pamekasan, Ayunin Nikmah. Meskipun terlambat berkuliah karena terkendala biaya, namun ia terbantu dengan beasiswa yang diberikan oleh YAKUSA sehingga bisa berkuliah di UICI.

Selama berkuliah, Ayunin merasa terkesan karena perkuliahan yang fleksibel dengan sistem yang terintegrasi. Perkuliahan online seperti ini berguna bagi mahasiswa yang bekerja atau mengambil double degree.

“Kesannya luar biasa karena meski online tapi fleksibel untuk yang kerja dan double degree. Sistem terintegrasi meski susah karena sistem seperti ini baru,” ujarnya.

Ayunin juga mengungkap rasa terima kasihnya kepada pemberi beasiswa dan berharap program seperti ini akan terus dilaksanakan.

“Beasiswa tidak sampai disini saja. Kaum muda banyak yang terkendala biaya tapi mau kuliah. Semoga lebih banyak beasiswa yang disediakan,” ungkapnya.

Rasa syukur juga disampaikan oleh Fahrul Razi, mahasiswa Sains Data UICI angkatan 1.

“Saya bersyukur mendapat rezeki bisa mendapat fasilitas beasiswa berkuliah di UICI,” tuturnya.

Fahrul juga merasa bahagia bisa dipertemukan dengan teman-teman mahasiswa dari berbagai daerah secara virtual.

“Berjumpa kawan dari Buton adalah sesuatu yang mustahil, tapi dengan kecanggihan teknologi, saya bisa berjumpa dengan mereka,” katanya.

Sistem perkuliahan online juga memungkinkan Fahrul dapat melaksanakan kegiatan mahasiswa dengan lancar.

“Dengan ruang virtual kita bisa berorganisasi dan melaksanakan kegiatan sehingga berjalan dengan sukses.”

UICI disebut Fahrul sebagai masa depan yang dimiliki oleh generasi muda. Ia juga berharap agar teman-teman lain bisa mendapat kesempatan yang sama untuk mendapat beasiswa.

share :