Culture Shock Sering Terjadi pada Mahasiswa Baru, Ini Tips Menghindarinya

Artikel

Muhtar

Ribuan mahasiswa setiap tahunnya memulai perjalanan baru di perguruan tinggi. Banyak harapan dan ekspektasi, tapi tantangan yang menghadang juga tak berat. Salah satu hal yang sering dialami oleh mahasiswa baru adalah culture shock atau geger budaya.

Culture shock terjadi ketika seseorang merasa bingung atau tidak nyaman karena perbedaan budaya yang signifikan antara lingkungan baru dan lingkungan asalnya.

Melansir dari laman tirto.id, culture shock merupakan suatu hal yang sering dialami oleh seseorang ketika mereka pindah di lingkungan baru.

Seseorang tidak dapat mengontrol dirinya sendiri, seperti apa yang mereka lakukan di rumah.

Dengan kata lain, culture shock adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan apa yang terjadi pada orang ketika mereka menghadapi lingkungan dan kondisi yang tidak biasa.

Berikut ini adalah tips untuk mengatasi culture shock sebagai mahasiswa baru.

Pahami Bahasa dan Komunikasi

Masalah bahasa menjadi salah satu aspek yang menonjol dari culture shock. Cobalah untuk memahami dan mempelajari bahasa yang digunakan di lingkungan kampus anda. Aktiflah berkegiatan di kampus atau warga sekitar untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi anda.

Jelajahi Lingkungan Baru

Cobalah untuk mengenal lebih baik lingkungan kampus dan sekitarnya. Jelajahi tempat-tempat menarik, toko, warung, dan lain sebagainya. Hal Ini akan membantu anda merasa lebih akrab dengan lingkungan anda dan menurunkan perasaan kesepian atau keterasingan.

Berinteraksi dengan Orang Lain

Salah satu cara terbaik untuk mengatasi culture shock adalah dengan berinteraksi dengan orang lain. Temui teman-teman sekelas, teman sebaya, atau anggota komunitas mahasiswa lainnya. Terlibat dalam aktivitas sosial, klub, atau organisasi yang anda minati. Ini akan membantu Anda merasa lebih terhubung dengan lingkungan kampus Anda.

Pahami Nilai dan Norma Budaya

Cobalah untuk memahami nilai-nilai budaya yang ada di kampus Anda. Hal Ini akan membantu anda menghindari kesalahpahaman atau konflik yang mungkin timbul akibat perbedaan budaya. Bertanya kepada teman sekelas atau mentor mahasiswa dapat membantu anda memahami norma-norma budaya yang berlaku.

Jaga Kesehatan Mental dan Emosional

Culture shock bisa memengaruhi kesejahteraan mental dan emosional anda. Jangan ragu untuk mencari bantuan dari konselor atau layanan kesehatan mental kampus jika anda merasa cemas atau stres. Berbicara dengan teman atau anggota keluarga juga bisa menjadi solusi yang baik.

Berpikiran Terbuka

Sikap mental yang sangat penting dalam menghadapi culture shock sebagai mahasiswa baru adalah berpikiran terbuka. Sikap ini tidak hanya bermanfaat dalam mengatasi perbedaan budaya di lingkungan kampus, tetapi juga berperan dalam memperluas pandangan dunia.

share :