Hadiri Launching Buku Perhepi, Rektor UICI Singgung Pentingnya Data untuk Stabilitas Pangan

Berita

Muhtar

Rektor Universitas Insan Cita Indonesia (UICI), Prof. Laode Masihu Kamaluddin, memberikan sambutan dalam acara launching buku dan diskusi publik bertajuk “Pentingnya Stabilitas Pangan” yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi).

Kegiatan ini diselenggarakan di IPB International Convention Center, Bogor, Jawa Barat pada Jumat (31/05/2024).

Dalam sambutannya, Prof. Laode menyampaikan inovasi UICI di bidang pertanian. Salah satunya adalah program studi Teknologi Industri Pertanian, yang didukung dengan lahan eksperimental seluas 2.700 hektar di Konawe Selatan, yang dikenal sebagai Pertanian Korporasi Berbasis Mekanisasi (PKBM).

Program ini diluncurkan sebagai respons terhadap penurunan jumlah petani, di mana mayoritas petani saat ini berusia tua. Prof. Laode menekankan bahwa kondisi ini menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan sektor pertanian Indonesia.

Lebih lanjut, Prof. Laode mengatakan stabilitas produksi pertanian sangat bergantung pada data yang akurat dan dapat diandalkan. Dalam hal ini, ia menegaskan bahwa Big Data adalah salah satu keahlian utama yang dimiliki oleh UICI.

“Stabilitas produksi pertanian sangat bergantung pada data yang akurat dan dapat diandalkan. Saat ini, salah satu alasan utama kebijakan pertanian tidak terdistribusi dengan baik adalah karena data yang tersedia kurang akurat, yang menghambat pengambilan keputusan yang efektif,” ujar Prof. Laode.

Sebagai solusi untuk meningkatkan stabilitas pangan, Prof. Laode menyarankan peningkatan akurasi data dan pemanfaatan teknologi generative artificial intelligence (Gen-AI) dan Blockchain.

Kedua teknologi ini dianggap mampu memberikan kontribusi signifikan dalam memastikan data pertanian yang lebih akurat dan pengelolaan rantai pasokan yang lebih efisien.

Acara yang dihadiri oleh berbagai kalangan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan solusi praktis untuk mengatasi tantangan stabilitas pangan di Indonesia.

Prof. Laode juga mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama dalam mengembangkan sektor pertanian yang lebih modern dan berkelanjutan melalui inovasi teknologi dan peningkatan kualitas data. (*)

share :