Hari Terakhir Registrasi Ulang, Mahasiswa Baru Bersiap Training dan Digication

Berita

Muhtar

Hari ini, Kamis (14/09/2023), merupakan hari terakhir registrasi ulang khususnya mahasiswa baru batch 5 di Universitas Insan Cita Indonesia (UICI). Hingga saat ini masih terpantau 500-an Calon Mahaswa Baru (CAMABA) yang belum menyelesaikan administrasi.

Menanggapi hal ini, Ketua Lembaga Penerimaan Mahasiswa Baru dan Beasiswa (LPMBB) UICI, Sujana Sulaeman alias Kang Jana Tea mengingatkan para CAMABA untuk segera menyelesaikan administrasi karena dalam satu minggu ke depan sudah harus mengikuti dua traning dasar IT Literasi, Digital Competency Training dan DIGICATION.

“Tim LPMBB terus melakukan follow up ke calon mahasiswa baru. Alhamdulillah Maba tahun ini terus meningkat dari batch sebelumnya” ungkap kang Jana di Jakarta pada Kamis (14/09/2023).

Lebih lanjut, Kang Jana menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu menyukseskan penyelenggaraan PMB periode ini. Ia mengatakan tim LPMBB akan terus berusaha meningkatkan kinerja yang diharapkan berdampak pada pendaftar dan Maba UICI ke depan.

Pada periode ini, pelayanan tim LPMBB mendapatkan nilai yang positif dari CAMABA. Berdasarkan hasil survei terhadap CAMABA, tim LPMBB mendapat penilaian pelayanan dengan skor 80 % sangat baik, dan 20 % baik.

Sebagai informasi, dalam memberikan pelayanan dan kemudahan bagi CAMABA, CS LPMBB UICI menerapkan SOP menjawab di lima detik pertama, dan maksimal lima menit.

Untuk CAMABA yang belum melakukan registrasi ulang dan membutuhkan pendampingan dapat menghubungi Admin PMB di WA berikut 0813-8111-0855.

Informasi DIGICATION batch 5

Untuk pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru (PKKMB), UICI memiliki kegiatan yang diberi nama Digital Campus Orientation atau disingkat dengan DIGICATION yang dilaksanakan selama tiga hari.

DIGICATION batch ini akan dilaksanakan pada tanggal 20 – 23 September 2023 dengan mengambil tema “Data Revolution, Sparkling AI”.

Ketua panitia, Siti Aisyah berharap dari kegiatan ini mahasiswa akan dikuatkan dalam keunggulan big data yang dapat menunjang kecakapan mahasiswa dalam tantangan revolusi 5.0.

“Big data menjadi kekuatan sentral dalam memudahkan menganalisa dan meramalkan masa depan tentunya dengan Artificial Intelegence (AI). Dengan tema ini juga diharapkan Mahasiswa baru dapat mengeksplorasi keunggulan Big Data dan AI yang dapat berpotensi memaksimalkan potensi daerah di wilayah masing-masing” jelas Ketua Program Studi Sains Data ini.

Meskipun saat ini berdomisili di London, Inggris, Aisyah yakin dapat menyelenggarakan kegiatan DIGICATION secara maksimal. (*)

share :