IHS, Program Kerja Sama UICI dan IIFTIHAR Jadi Topik Bahasan di IsDB Group Private Sector Forum 2023

Berita

Muhtar

Rektor Universitas Insan Cita Indonesia (UICI), Prof. Laode Masihu Kamaluddin menghadiri acara “IsDB Group Private Sector Forum 2023” di Jeddah, Arab Saudi, pada Sabtu (13/05/2023).

Dalam forum tersebut, Prof. Laode hadir pada sesi inovasi industri halal. Rektor pertama UICI ini didampingi oleh Kepala Divisi Riset dan Kerja Sama UICI, Satria Antoni Syamsuddin, P.hD.

Sebagaimana yang tertera pada undangan, tujuan utama dari acara tersebut adalah untuk berbagi pengalaman, kisah sukses, dan praktik terbaik dalam mempromosikan industri halal, serta membahas peluang investasi di tingkat global.

Seperti diketahui, UICI telah bekerja sama dengan IIFTIHAR sebagai mitra strategis dalam program International Halal Services (IHS). Program IHS ini merupakan program kerja sama yang bersifat multilateral sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan industri halal.

Berkesempatan untuk mempresentasikan IHS dalam forum tersebut adalah Sekjen IIFTIHAR, Dr.-Ing. H. Ilham Akbar Habibie, yang menjadi penghubung (hub) untuk program IHS ke negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Dari pertemuan dan presentasi ini, pimpinan IsDB dan perwakilan negara-negara kerja sama Islam (seperti OKI dan Rabithah) setuju untuk mempromosikan sistem pembelajaran UICI di negara dan kawasan masing-masing.  

Untuk diketahui, forum tersebut diikuti oleh lebih dari 300 peserta dari berbagai negara di dunia yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Dari perwakilan Indonesia sendiri, tampak hadir dalam acara tersebut Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia (BI), Dr. Perry Warjiyo.

Mengenal Program IHS

Pada 16 Desember 2022, bertempat di Gedung Rektorat, UICI menjalin kerja sama dengan IIFTIHAR (International Islamic Forum for Science, Technology, and Human Resources Development) dalam program International Halal Services (IHS).

Program HIS ini merupakan respon dari industri halal yang telah menjadi gaya hidup, tidak hanya bagi umat muslim saja, tetapi juga non-uslim.

Namun, ditengah meningkatnya gaya hidup halal, ternyata tidak diimbangi dengan adanya sistem transparansi produk halal dan terlacak seperti bahan dalam pembuatan produk makanan, standar pengolahan dan rantai pasok makanan.

Oleh karena itu, kerja sama IHS antara UICI dengan IIFTIHAR produknya adalah QR Code Halal International.

Pola bisnis QR Code Halal International tidak hanya berisi data informasi produk halal tetapi juga berfungsi sebagai kode QR untuk persediaan produk dan harga yang dapat dipindai di supermarket atau toko di seluruh dunia.

Urgensi IHS

Kebutuhan akan produk halal diprediksi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak lepas dari meningkatnya jumlah penduduk muslim di dunia.

Pada tahun 2050, penduduk muslim di dunia diprediksi mencapai 2.761.480.000 atau 29,7 persen dari total penduduk di dunia.

Di sisi yang lain, produk halal ternyata mendapat respon yang positif dari dunia. Negara-negara yang penduduknya mayoritas non-muslim ternyata cukup gencar mempromosikan produk halal. Bahkan, produk-produknya membanjir di negara-negara muslim.

Brazil, sebuah negara yang penduduk muslimnya tidak sampai 1 persen, ternyata menjadi pemasok utama daging unggas di Timur Tengah.

Selain itu, ada Australia yang menjadi pemasok daging sapi halal di negara-negara OKI. China sebagai eksportir pakaian terbesar di Timur Tengah, dan Korea Selatan yang menjadi tujuan utama wisata halal di dunia. Bahkan, Jepang menyatakan diri bahwa industri halal menjadi kontributor utama ekonomi 2020.

Dari bebera contoh di atas, produk halal ternyata tidak hanya dinikmati oleh penduduk muslim saja, tetapi juga non-muslim. Produk halal ini  menjadi cermin dari Islam yang rahmatan lil alamin.

Sambutan Hangat IHS

Ide yang digagas UICI dan IIFTIHAR tentang IHS ini mendapat sambutan hangat dari OKI. Setelah acara, para delegasi ini diterima oleh Sekjen OKI yang didampingi oleh Konsulat Jenderal Jeddah Eko Hartono.

Dalam pertemuan tersebut, Sekjen OKI berjanji untuk mempromosikan QR Code Halal International kepada semua negara anggota OKI.

Selain OKI, respons positif juga ditunjukkan oleh Rabithah Alam Islami. Mereka berjanji akan membantu UICI dan IIFTIHAR dalam mengembangkan teknologi dan sumber daya manusia.

share :

Newsletter

Signup our newsletter to get update information, news or insight for free.