Kenalkan Digitalisasi Penyiaran, KPID DKI Jakarta Gelar Jakarta Broadcasting Expo 2022

Berita

Muhtar

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah DKI Jakarta bekerja sama dengan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta menggelar acara Jakarta Broadcasting Expo (JBeX) 2022.

Kegiatan berlangsung di Gedung Blok G, Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (09/11/2022) hingga Kamis (10/11).

Wakil Ketua KPID DKI Jakarta Rizki Wahyuni mengatakan kegiatan ini digelar dalam rangka mengenalkan kepada masyarakat tentang digitalisasi penyiaran.

“Era digitalisasi kita yang masuk pada 2 November yang lalu itu menghasilkan banyak sekali channel-channel televisi yang tentunya masyarakat, pertama, perlu tahu. Kedua, masyarakat perlu dibekali dengan kemampuan-kemampuan untuk menyeleksi tayangan yang ada,” kata Rizki pada Rabu (09/11/2022).

“Selain itu tantangan media baru yang dihadapi oleh masyarakat kita sehingga kita perlu melakukan pembekalan,” tambah Rizki.

Rizki menjelaskan kegiatan tersebut dibuat dalam bentuk expo agar masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan berbagai lembaga penyiaran yang hadir.

“Masyarakat dapat mengetahui langsung dengan lembaga-lembaga penyiaran yang hadir, dapat bertanya dan berinteraksi langsung bagaimana sebenarnya siaran-siaran berkualitas dan apa saja yang mereka persiapkan untuk menghadapi digitalisasi penyiaran,” jelasnya

Ia menambahkan, kegiatan Jakarta Broadcasting Expo 2022 diikuti oleh lembaga-lembaga penyiaran, baik televisi maupun radio, juga perguruan tinggi yang mempunyai konsentrasi di dunia broadcasting.

Sementara itu Asisten Pemerintahan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko mengatakan, mengatakan Pemprov DKI Jakarta mendukung kegiatan Jakarta Broadcasting Expo 2022.

“Kita perlu mendukung disebabkan digitalisasi penyiaran merupakan upaya penghematan frekuensi yang dipergunakan untuk kepentingan nasional seperti kebencanaan dan telekomunikasi yang lain,” paparnya.

Untuk itu, Sigit mengajak semua pihak agar menyukseskan program digitalisasi penyiaran sehingga frekuensi lebih efisien dan kebermanfaatannya lebih luas bagi masyarakat.

Ia mengungkapkan, kehadiran lembaga penyiaran sangat berperan membentuk dan menciptakan perilaku masyarakat cerdas.

“Masyarakat Jakarta juga diminta peduli dengan kualitas siaran yang ditonton atau didengar di televisi dan radio melalui promosi, edukasi, literasi dan pembekalan yang digelar dalam kegiatan Jakarta Broadcating Expo 2022,” ungkapnya. (*)

share :