Kolaborasi UICI dan Maluku Tengah, Dorong Digitalisasi dan Kemajuan UMKM

Berita-Kerja Sama

Muhtar

Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Kabupatan Maluku Tengah pada Kamis (19/10/2023).Penandatangan kerja sama itu dilakukan di Gedung Rektorat UICI, Jalan H.R Rasuna Said, Karet Kuningan, Jakarta Selatan.Adapun cakupan penandatanganan PKS itu meliputi, pertama digitalisasi Kabupaten Maluku Tengah menuju smart city yang melibatkan Prodi Informatika UICI dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Maluku Tengah.Yang kedua adalah manajemen data center, yang melibatkan Prodi Sains Data UICI dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Maluku Tengah.Kemudian yang ketiga adalah terkait optimalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang melibatkan Prodi Bisnis Digital UICI dengan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Maluku Tengah.Dalam sambutannya, Rektor UICI Prof. Dr. Laode Masihu Kamaluddin mengungkapkan bahwa PKS ini merupakan langkah maju dari Memorandum of Understanding (MoU) yang dulu pernah ditandatangani oleh UICI dan Pemkab Maluku Tengah.“Penandatanganan kerja sama antara Pemda Maluku Tengah dengan UICI sudah masuk tahap kedua. Artinya kita sudah memasuki ranah impelementasi,” jelas Prof. Laode.Ia melanjutkan penandatanganan kerja sama yang ditandatangani ini merupakan bentuk dedikasi UICI untuk memberikan manfaat kepada masyarakat luas.Sementara itu Penjabat Bupati Kabupaten Maluku Tengah Dr. Rakib Sahubawa, S.Pi., M.Si., menyambut baik penandatangan PKS antara UICI dengan Pemkab Maluku Tengah.Menurutnya, penandatanganan PKS ini merupakan upaya untuk mempercepat pembangunan Kabupaten Maluku Tengah.“Tentu kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik dukungan dari Bapak Rektor dan Ibu Wakil Rektor serta jajaran yang telah bersedia menjalin kerja sama dengan kami,” jelas Rakib.Sebagai Penjabat Bupati Maluku Tengah, Rakib bertekad menjadikan Kabupaten Maluku Tengah sebagai jendela Indonesia timur dan mendukung Pembangunan Maluku Tengah.Untuk mencapai hal itu, dirinya membangun sebuah sistem pemerintahan dalam bentuk komitmen dan pengabdian tanpa batas.“Melayani yang belum terlayani, menjangkau yang belum terjangkau, memperbaiki yang masih kurang, dan memperkuat yang sudah tercapai,” jelas Rakib.

share :