Kunjungi BPKH, UICI Jajaki Kerja Sama di Bidang Pengembangan SDM

Berita

Muhtar

Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) melakukan kunjungan ke Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di Menara Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (05/08/2022).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka menjajaki kerja sama di bidang pengembangan untuk peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengembangan institusi.

Hadir dalam rombongan adalah Rektor UICI Prof. Laode Masihu Kamaluddin, Wakil Rektor bidang Non Akademik Lely Pelitasari Soebekty, dan Kepala Sekretariat Fretycia Laurenty.

Dalam sambutannya, Prof. Laode menyampaikan bahwa UICI merupakan perguruan tinggi digital yang didirikan oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI).

UICI didirikan dalam rangka untuk turut mencerdaskan kehidupan berbangsa, yang juga merupakan cita-cita berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sebagaimana termaktub dalam Undang-undang Dasar (UUD) 1945. Oleh karena itu, sistem pendidikan di UICI dibuat digital agar bisa diakses oleh siapa saja dan di mana saja.

“Kita ingin pendidikan bisa diakses oleh semua kalangan masyarakat, to reach the unreachable,” kata Prof. Laode.

Selanjutnya Prof. Laode menjelaskan bahwa konsep digital yang diusung oleh UICI merupakan pendekatan baru dalam dunia pendidikan di Indonesia. Di UICI sistem pembelajaran dilakukan sepenuhnya secara digital sehingga tidak ada istilah kelas.

Terkait dengan hal itu, Prof. Laode mengatakan bahwa UICI ingin membangun budaya digital. Oleh karena itu, penguasaan akan literasi IT dan literasi digital menjadi syarat mutlak bagi civitas akademika UICI.

“Oleh karena itu di tahap awal ini kita buat sistem yang pakai sertifikat. Untuk literasi IT-nya semua mahasiswa masuk itu dulu matrikulasi kemudian literasi kompetensi digital. Apa itu kompetensi digital? Setiap mahasiswa dan dosen harus bisa, bukan menjalankan, harus bisa membuat website, kemudian harus bisa 3D, bisa animasi, bisa mengedit video, dan kemudian bisa streaming,” jelas Prof. Laode. (*)


share :