Mangenal Digital Marketing dan Jenis-Jenisnya

Artikel

Mengenal Digital Marketing

Muhtar

Digital marketing telah menjadi salah satu kekuatan pendorong utama dalam dunia bisnis modern.

Berbeda dengan pemasaran tradisional yang mengandalkan media cetak atau elektronik seperti televisi dan radio, digital marketing memberikan pendekatan yang lebih interaktif, terukur, dan terfokus.

Perkembangan pemasaran digital ini tidak lepas dari perkembangan internet. Di Indonesia, hingga Januari 2024, pengguna internet sudah mencapai 185 juta individu. Hal itu setara 66,5% dari total populasi nasional yang berjumlah 278,7 juta orang.

Jumlah tersebut bertambah sekitar 1,5 juta orang atau naik 0,8% dibanding Januari 2023 (year-on-year/yoy).

Data tersebut menunjukkan peluang pemasaran menggunakan teknologi digital sangat besar. Oleh karena itu, pada era sekarang, digital marketing bukan sekadar peluang, melainkan kebutuhan.

Pengertian Digital Marketing?

Rob Thompson dan Trendjackers, sebagaimana dilansir dari Trennow menjelaskan bahwa digital marketing merupakan penggunaan teknologi digital serta perangkat yang didukung oleh koneksi internet untuk mencapai target pemasaran.

Sedangkan menurut Dave Chaffey dan PR Smith, arti digital marketing atau biasa dikenal pemasaran digital adalah penerapan teknologi digital dan media digital untuk menciptakan, mempromosikan, dan mendistribusikan produk serta layanan yang memberikan nilai tambah.

Dari pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemasaran digital ini merupakan strategi pemasaran yang menggunakan teknologi dan media digital untuk mempromosikan produk atau layanan, menciptakan nilai tambah, dan mencapai target pasar melalui platform online seperti media sosial, situs web, dan email.

Jenis-jenisnya

Digital marketing mempunyai banyak jenis. Berikut ini adalah jenis-jenis digital marketing yang kami lansir dari Gramedia.com:

Search Engine Marketing (SEM)

Melibatkan penggunaan mesin pencari seperti Google, Bing, Yahoo, atau Facebook. Termasuk dalam SEM adalah SEO dan PPC. SEO bertujuan untuk muncul di halaman pertama Google secara organik, sedangkan PPC melibatkan pembayaran untuk muncul di posisi atas dengan label “Iklan”.

Influencer/Affiliate Marketing

Melibatkan influencer atau mitra afiliasi untuk memasarkan produk atau layanan Anda. Influencer marketing membayar influencer untuk mempromosikan di jejaring sosial mereka, sedangkan affiliate marketing membayar komisi jika mitra berhasil menjual produk.

Content Marketing

Strategi pemasaran yang menggunakan berbagai jenis konten untuk mempengaruhi audiens dalam membeli produk atau layanan. Ini bisa meliputi konten di situs web yang SEO-friendly untuk muncul di halaman pertama mesin pencari.

Email Marketing

Mengirimkan email kepada pelanggan untuk berinteraksi dan mempromosikan produk atau layanan. Email marketing yang efektif melibatkan konten menarik dan alat-alat pemasaran email yang tepat.

Social Media Marketing

Melakukan pemasaran melalui media sosial seperti TikTok, Facebook, Twitter, atau YouTube. Ini bisa melalui optimasi konten organik atau menggunakan iklan berbayar di platform tersebut.

TV Advertising

Membeli slot iklan di televisi untuk memasarkan produk atau layanan. Jenis iklan bisa berupa iklan selama acara, running text, atau sponsorship dalam acara tersebut.

share :