Peran AI dan Teknologi Sangat Dibutuhkan di Masa Depan, Prof Asep Apresiasi Peran KAHMI Dirikan Kampus Digital UICI

Berita

Muhtar

Ketua Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) Bidang Pendidikan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Prof. Asep Saefuddin mengapresiasi langkah alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang mendirikan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI).

Dalam kunjungannya ke UICI pada Rabu (26/07/2023), Asep mengatakan kehadiran UICI dengan konsep digital sangat sesuai dengan kebutuhan zaman.

Merujuk pada RPJPN bidang Pendidikan ICMI tahun 2025-2045, di masa depan peranan AI dan teknologi sangat dibutuhkan.

“Kami melihat ke depan itu akan banyak sekali peranan AI, peranan dari teknologi, peranan digital. Untuk itu, generasi mudah harus terbiasa dan tentunya menyiapkan masa depan,” kata Asep saat berkunjung ke rektorat UICI pada Rabu (26/07/2023).

Asep menjelaskan digitalisasi tidak bisa dihindari. Anak-anak muda harus siap menghadapinya. Oleh karena itu, Asep tidak ragu untuk menyarankan generasi muda untuk melanjutkan pendidikan tinggi di UICI.

“Untuk itu kepada generasi muda saya mengajak untuk bersama-sama meningkatkan kapasitas melalui UICI untuk menguasai masalah-masalah digital ini,” kata Asep.

Dengan begitu, harapan dari RPJPN 2025-2045 bisa tercapai dengan terwujudnya Indonesia emas pada 100 tahun kemerdekaan.

“Dengan demikian Indonesia akan menjadi leader dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM), tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia,” tutupnya.

share :