Perkuat Silaturrahmi, UICI Gelar Meet & Greet dengan Pemberi dan Penerima Beasiswa Tahun Akademik 2021-2022

Berita

Muhtar

Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) menggelar meet & greet dengan para pemberi dan penerima beasiswa tahun akademik 2021-2022 pada Senin (05/09/2022). Kegiatan tersebut digelar secara virtual melalui aplikasi Zoom.

Hadir dalam kegiatan tersebut para pemberi beasiswa, yaitu Komunitas Yakusa, MW KAHMI Jawa Barat, Baznas Bazis DKI Jakarta, Pemerintah Kabupaten Buton, Koperasi Demi Umat (KDU), Komisioner Dewan Pers Ninik Rahayu, dan  Direktur Sales & Distribusi Bank Syariah Indonesia Anton Sukarna.

Dalam sambutannya, Rektor UICI Prof. Laode Masihu Kamaluddin tidak lupa mengucapkan rasa terima kasih kepada para pemberi beasiswa.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada penyandang dana atau pemberi beasiswa mahasiswa UICI yang pada malam ini berkumpul . Semoga apa yang kita lakukan ini mendapat ridlo dari Allah SWT dan menjadi amal ibadah kita,” kata Prof. Laode.

Prof. Laode menjelaskan bahwa UICI yang lahir pada saat pandemi Covid-19 merupakan sebuah jawaban dalam menghadapi era digital. Era digital adalah sebuah zaman di mana fleksibilitas dan mobilitas manusia berjalan cepat.

Sehingga universitas yang stay di tempat akan mengalami disruption dengan universitas yang mempunyai fleksibilitas, di mana perkuliahan bisa dilakukan kapan saja, di mana saja, dan dengan device apa saja.

“Dalam era digital ini tidak lagi berlaku rumus yang mengatakan yang besar dan yang ternama akan mengalahkan yang baru, tapi yang akan terjadi adalah yang cepat akan mengalahkan yang lambat,” jelas Prof. Laode.

Sementara itu, Wakil Rektor bidang Non Akademi Lely Pelitasari Soebekty menjelaskan para pemberi beasiswa UICI ini terdiri dari komunitas, MW/MD KAHMI, instansi pemerintah dan individu.

Untuk jumlah penerima beasiswa, sebanyak 24 orang dari komunitas, 41 orang dari MW/MD KAHMI, 55 orang dari instansi pemerintah, dan 23 orang dari individu.

“Jadi total penerima beasiswa angkatan I dan angkatan II itu 143 orang penerima beasiswa,” kata Lely.

Untuk diketahui, lanjut Lely, kandidat penerima beasiswa ini jumlahnya lebih besar. Namun, karena adanya seleksi yang dilakukan oleh UICI dan pemberi beasiswa, angka penerima beasiswa itu berjumlah 143 orang.

Lely menegaskan bahwa para penerima beasiswa ini adalah mahasiswa pilihan. Oleh karena itu, ia berpesan agar para mahasiswa tersebut dapat mempertahankan prestasi, baik akademik maupun non akademik.

“Karena itu, mari pertahankan prestasinya, kerajinan kuliah, keaktifan dalam berorganisasi, agar beasiswanya langgeng, beasiswa ini sampai selesai,” imbuh Lely. (*)

share :