Kunjungi Rektorat, Prof. Popy Apresiasi Capaian UICI Tiga Tahun Ini

Berita

Muhtar

Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) mendapatkan kunjungan istimewa dari Prof. Popy Rufaidah, S.E., M.B.A., Guru Besar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran pada Rabu (05/06/2024).

Dalam kunjungannya, Prof. Popy memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian UICI sebagai universitas digital pertama di Indonesia.

“Perkenalkan, nama saya Popi Rufaidah, Guru Besar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjajaran. Hari ini merupakan kebahagiaan bagi saya bisa berkunjung ke Universitas Insan Cita Indonesia (UICI). Selamat menjadi universitas digital pertama di Indonesia yang pada usia 3 tahun sudah memiliki 2.000 mahasiswa yang tersebar di 38 provinsi bahkan ada mahasiswa yang tersebar di enam negara,” ucap Prof. Popy.

Prof. Popy menjelaskan bahwa UICI mampu menarik banyak mahasiswa dalam waktu singkat karena program studi yang ditawarkan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, seperti Bisnis Digital, Komunikasi Digital, Informatika, Digital Neuropskikologi, Teknologi Industri Pertanian, dan Teknik Industri.

“Kita sangat membutuhkan talenta-talenta digital, dan perguruan tinggi yang membuka program dengan tujuan mencetak lulusan berkompetensi digital sangat dibutuhkan. UICI merupakan salah satu universitas yang mampu memberikan solusi untuk menghantarkan lulusannya memiliki kompetensi digital dan bisa memberikan solusi pada masyarakat, khususnya masyarakat industri dan lainnya,” tambah Prof. Popy.

Selanjutnya, Prof. Popy yang juga mantan Atdikbud KBRI Washington itu melihat potensi besar untuk kerjasama antara UICI dan Universitas Padjajaran (Unpad).

Menurutnya, UICI memiliki keunggulan dalam pengembangan platform digital, seperti Artificial Intelligence Digital Simulator Teaching Learning System yang memudahkan mahasiswa dan sivitas akademika dalam mengerjakan kurikulum.

Selain itu, lanjutnya, UICI juga menciptakan modul-modul yang mudah dipelajari dan diakses.

“Melihat portofolio yang dimiliki oleh UICI sebagai Universitas Digital Pertama Indonesia, potensi untuk kerjasama kemitraan dengan perguruan tinggi khususnya dengan Unpad sangat besar. UICI mengembangkan platform yang memungkinkan kolaborasi ini dilakukan karena melihat keunggulan yang ditawarkan,” jelasnya.

Di akhir kunjungannya, Prof. Popy berharap UICI semakin sukses dan dapat menjadi mitra dalam memberikan solusi bagi masyarakat di tingkat nasional dan internasional.

“Selamat kepada Universitas Insan Cita Indonesia. Semoga semakin sukses dan dapat menjadi mitra dalam memberikan solusi bagi masyarakat dan kebutuhan lainnya di tingkat nasional dan internasional,” tutup Prof. Popy. (*)

share :