Psikolog Senior Rahmat Ismail Apresiasi Pembukaan Prodi Psikologi di UICI

Berita

Muhtar

Psikolog senior Dr. Rahmat Ismail mengapresiasi dibukanya program studi psikologi di Universitas Insan Cita Indonesia (UICI).

“Hari ini saya melihat keberanian yang begitu hebat dari UICI ini untuk mengembangkan pendidikan secara digital,” kata Rahmat saat berkunjung ke UICI pada Senin (21/11/2022).

Rahmat mengaku terkejut dengan keberanian UICI yang berani masuk ke dunia pendidikan dalam bentuk digital.

Ia menyampaikan seharusnya digitalisasi pendidikan di Indonesia bisa terjadi lebih awal. Namun, ternyata di Indonesia hal itu berjalan lambat.

“Sebenarnya juga saya bayangkan harusnya terjadi lebih awal akan tetapi memang rupanya perkembangan pendidikan di Indonesia baru terpacu untuk masuk ke digital sejak adanya Covid-19,” ucap Rahmat.

Sebagai psikolog senior, ia sangat mendambakan adanya pendidikan psikologi yang benar-benar berbasis teknologi informasi.

Ia menceritakan pengalamannya saat terlibat dengan tim dari Amerika Serikat yang mempelajari human behavior melalui alat-alat yang canggih.

“Beberapa waktu lalu sejak tsunami Aceh saya terlibat dengan tim dari Amerika Serikat yang mempelajari mengenai human behavior yang dipantau dan dinilai melalui alat-alat yang penuh dengan kecanggihan teknologi,” tuturnya.

“Hari ini berbeda dengan zaman kira-kira 15 tahun yang lalu, digital ini sudah masuk ke era wifi dan telah masuknya pengembangan frekuensi-frekuensi untuk bluetooth sehingga alat-alat untuk neuropsikologi ini sudah begitu canggih. Saya  dalam beberapa eksperimen, tadi saya bawakan kepada bapak rektor contoh dari peralatan untuk eksperimental neuropsikologi yang akan bisa melihat human behavior melalui peralatan yang canggih,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Rahmat mengharapkan perkembangan ilmu psikologi di UICI bisa lebih maju dengan mengikuti kaidah pendidikan yang diterapkan konsorsium psikologi dalam AP2TPI (Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Psikologi Indonesia).

Selain itu, Psikologi UICI juga harus mengikuti perkembangan di dunia dengan bagian-bagian psikologi yang lebih bisa bermanfaat untuk masyarakat.

“Mudah-mudahan di masa mendatang kami bisa membantu bersama-sama mengembangkan neuropsikologi ini di kampus ini dan tentunya juga saya ingin juga dikembangkan bidang industri dan organisasi yang sangat dibutuhkan untuk generasi muda yang akan datang,” tutupnya. (*)

share :