Rektor UICI Resmikan Student Union Kajian Perempuan Insan Cita

Berita

Muhtar

Rektor Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) Prof. Laode Masihu Kamaluddin meresmikan Student Union Kajian Perempuan Insan Cita (KPIC) pada Jumat (14/04/2023).

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim Studet Union Kajian Perempuan Insan Cita saya nyatakan diresmikan,” tutur Prof. Laode.

Dalam sambutannya, Prof. Laode menyambut baik kehadiran Student Union KPIC ini. Ia berharap dengan hadirnya KPIC memberi manfaat, khususnya kepada kaum perempuan.

Ia mengatakan tantangan yang dihadapi oleh kaum perempuan saat ini semakin kompleks. Digitalisasi membuat engagement baru terhadap generasi sekarang, yaitu generasi Z dan generasi Y.

“Zaman baru telah datang. Kaum perempuan akan mengkaji lebih dalam supaya memiliki perspektif yang kuat tentang emansipasi di era digital,” lanjut Prof. Laode.

Mengutip alm. Nurcholish Madjid, Prof. Laode menegaskan bahwa kemerdekaan adalah hak azazi yang pertama. Melalui kemerdekaan, pikiran-pikiran cerdas dikembangkan dan emansipasi itu dimulai.

“Kemerdekaan adalah hak azazi yang pertama, karena melalui kemerdekaan itu pikiran-pikiran cerdas dikembangkan dan emansipasi itu dimulai,” tegas Prof. Laode.

Sementara itu Ketua Panitia Aisyah menyampaikan pembentukan Student Union KPIC ini merupakan hasil inisiasi dari Divisi Kemahasiswaan UICI bersama dengan teman-teman yang konsen mendalami isu gender.

“Walaupun KPIC ini khusus perempuan, kita tidak mengesampingkan peran laki-laki. Karena sejatinya perempuan dan laki-laki saling berhubungan dan menyempurnakan satu sama lain,” jelasnya.

“Ini bukan akhir dari perjuangan. Ini adalah awal perjuangan,” tutupnya.

Dalam acara peluncuran itu, hadir Rocky Gerung dan Ketua Dewan Pers Periode 2022-2025 Ninik Rahayu.

Keduanya hadir menjadi narasumber dalam diskusi dengan tema ‘Bersama KPIC, Kita Wujudkan Perempuan yang Berkualitas sebagai Simbol Kemerdekaan dan Semangat Keadilan Gender’. (*)

share :