Smart City dan 25 Kota Perintis di Indonesia

Artikel

Nesa Azra

Smart City adalah konsep pengembangan perkotaan yang mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas hidup penduduk.

Ini melibatkan penggunaan sensor, perangkat terhubung, dan analisis data untuk memahami dan mengelola berbagai aspek kota seperti transportasi, energi, keamanan, dan lingkungan.

Penerapan Internet of Things (IoT) dalam kancah tata kota di Indonesia semakin digalakkan dengan adanya “Gerakan Menuju Smart City” yang dicanangkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada tahun 2017 lalu.

 

Hal ini penting, sebab diperkirakan 83% masyarakat Indonesia pada tahun 2045 akan tinggal di kota, sehingga perlu perencanaan tata kota yang cerdas untuk membantu mengatasi potensi masalah.

Implementasi Smart City di Indonesia memiliki dampak yang signifikan pada berbagai aspek kehidupan dan perkembangan kota. Beberapa pengaruh utamanya meliputi:

 

1. Peningkatan Efisiensi Layanan Publik

Smart City meningkatkan pengelolaan layanan publik seperti transportasi, pengelolaan sampah, dan utilitas kota, menghasilkan efisiensi operasional dan penghematan sumber daya.

2. Keselamatan dan Keamanan

Sistem keamanan yang terintegrasi, seperti pengawasan video dan deteksi dini, dapat meningkatkan tingkat keamanan di kota-kota, memberikan rasa aman bagi penduduk.

3. Inovasi dalam Transportasi

Penerapan teknologi untuk mengelola lalu lintas, transportasi umum yang terkoneksi, dan parkir pintar dapat mengurangi kemacetan dan meningkatkan mobilitas penduduk.

4. Keterlibatan Masyarakat

Platform teknologi yang terbuka dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan, memberikan umpan balik langsung, dan meningkatkan transparansi pemerintahan.

5. Pengelolaan Lingkungan

Monitoring lingkungan menggunakan sensor dan solusi smart city dapat membantu kota mengelola sumber daya alam dengan lebih baik, mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

6. Pertumbuhan Ekonomi

Inisiatif smart city dapat merangsang pertumbuhan ekonomi melalui sektor teknologi, menciptakan lapangan kerja baru, dan menarik investasi.

 

Melansir dari indonesiabaik.id, Saat ini sebanyak 25 kota dan kabupaten telah menjadi perintis Smart City Indonesia 2017, yaitu:

1. Kota Jambi

2. ⁠Kab. Pelalawan,

3. ⁠Kab. Siak

4. ⁠Kab. Banyuasin

5. ⁠Kota Tangerang

6. ⁠Kota Tangerang Selatan

7. ⁠Kab. Purwakarta

8. ⁠Kota Bandung

9. ⁠Kota Bekasi

10. ⁠Kota Bogor

11. ⁠Kota Cirebon

12. ⁠Kota Sukabumi

13. ⁠Kab. Sleman

14. ⁠Kota Semarang

15. ⁠Kab. Banyuwangi

16. ⁠Kab. Bojonegoro

17. ⁠Kab. Gresik

18. ⁠Kab. Sidoarjo

19. ⁠Kab. Badung

20. ⁠Kota Singkawang

21. ⁠Kab. Kutai Kartanegara

22. ⁠Kota Samarinda

23. ⁠Kota Makassar

24. ⁠Kota Tomohon

25. ⁠ Kab. Mimika

share :