Tips Menjaga Data Pribadi Bagi Pengguna Internet Agar Tidak Bocor

Artikel

Muhtar

Pengguna internet di Indonesia terus meningkat. We Are Social melaporkan terdapat 204,7 juta pengguna internet di Indonesia per Januari 2022.

Jumlah tersebut naik 1,03 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Januari 2021, jumlah pengguna internet di Indonesia tercatat sebanyak 202,6 juta.

Peningkatan jumlah pengguna internet tersebut, satu sisi akan berdampak positif, namun di sisi yang lain juga mempunyai dampak negatif. Hal tersebut  juga berarti menandakan pintu kejahatan siber semakin terbuka.

Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran pengguna internet untuk memahami pentingnya melindungi data pribadi.

Kenapa penting melindungi data pribadi? Dirjen Aplikasi dan Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Semuel Abrijani Pangerapan mengungkapkan alasan pentingnya menjaga data pribadi.

Pertama, untuk menghindari ancaman pelecehan seksual, perundungan online, hingga Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO).

Kedua, untuk mencegah penyalahgunaan data pribadi oleh oknum atau pihak tidak bertanggung jawab.

Ketiga, menjauhi potensi penipuan.

Keempat, menghindari potensi pencemaran nama baik.

Kelima, hak kendali atas data pribadi

Tips Menjaga Data Pribadi

Guru Besar Komunikasi Universitas Airlangga Henri Subiakto menganjurkan masyarakat untuk melakukan langkah-langkah preventif agar tetap aman di internet.

Pertama, ganti kata sandi (password) beragam akun secara berkala. Pastikan juga password terdiri dari gabungan nomor, huruf kapital, dan lain sebagainya agar tidak mudah ditebak.

Kedua, jangan membuka tautan (link) mencurigakan di dalam e-mail, SMS, atau kanal lain. Sebab, link tersebut bisa saja berupa tautan palsu berupa phising dan sebagainya.

Ketiga, gunakan perangkat lunak (software) yang legal, sehingga selalu ada pembaruan (update) untuk menambal celah keamanan (bug) yang mungkin saja muncul.

Keempat, hindari penggunaan koneksi internet wireless (Wi-Fi) di sembarang tempat. Sebab, tak jarang jaringan Wi-Fi di tempat umum tidak terjamin keamanannya.

Terakhir, pastikan pengguna tidak menunjukkan data pribadi, seperti e-mail, password, dan lain sebagainya, kepada orang lain. Dengan begitu, akun-akun pengguna akan tetap rahasia.



share :