UICI Beri Kesempatan Generasi Muda di Daerah Perbatasan untuk Tampil di Era Digital

Berita

Muhtar

Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) akan memberikan kesempatan kepada Generasi Muda  di daerah perbatasan untuk bisa tampil di era digital menuju Indonesia Emas.

Hal ini disampaikan Prof. Dr. Laode Masihu Kamaluddin, M.Sc., M.Eng.  selaku Rektor  Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) pada Kuliah Umum Perdana dengan tema “Dari Perbatasan Untuk Talenta Digital Berintegritas Menuju Indonesia Emas”, Selasa, (19/03/2024).

Kuliah umum perdana ini diselenggarakan untuk membekali para mahasiswa baru yang diterima dalam PMB Batch ke-6.

Dalam sambutannya, Prof Laode menilai bahwa sebagai negara kepulauan, garis depan Indonesia adalah di perbatasan. Sehingga sudah seharusnya generasi muda di daerah perbatasan mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang.

“UICI ingin memberikan kesempatan yang sama kepada generasi muda di daerah perbatasan untuk berkembang,” ujar Prof. Laode.

Prof. Laode menilai bahwa generasi muda di daerah perbatasan memiliki potensi yang bagus yang dapat berkembang di era digital

“Generasi muda perbatasan akan tampil dengan performa yang bagus di era digital menuju Indonesia emas,” ujarnya.

Sementara, Prof. Dr. Zudan Arif Fakhrulloh, S.H., M.H. selaku narasumber pada Kuliah Umum Perdana ini menyampaikan bahwa di masa yang akan datang Indonesia akan diisi oleh generasi muda yang akan mengusai dunia digital.

“Saya melihat 4-10 tahun kedepan, bibit-bibit unggul lulusan UICI akan menjadi motor penggerak digitalisasi Indonesia,” ujar Zudan.

Zudan yang juga merupakan Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) berharap  UICI nantinya akan memunculkan talenta-talenta baru yang mampu membawa Indonesia Emas.

“Talenta-talenta digital baru yang akan memberi warna dan rasa di Indonesia,” ungkapnya.

Warna dan rasa yang dibawa oleh lulusan UICI nantinya akan menjadi karakter dan profil yang terus bergerak di era digital. (*)

share :