UICI Buka Mindset bahwa Bekerja Bisa di Mana Saja dan Kapan Saja

Berita

Muhtar

Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) menerima kunjungan dari Direktur Utama PT Bukit Multi Investama, Muhammad Hatta pada Selasa (14/05/2024).

Dalam kunjungannya, Hatta memberikan pandangannya mengenai peran UICI dalam memajukan pendidikan digital di Indonesia.

“Senang sekali berkunjung ke UICI hari ini. Yang kami pahami, UICI ini adalah kampus digital, bahkan kampus digital pertama di Indonesia,” ungkap Hatta.

Menurut Hatta, keberadaan UICI memberikan peluang besar bagi putra-putri Indonesia untuk belajar secara digital dengan ilmu-ilmu yang up to date.

“Ke depan, persaingan akan semakin ketat dengan kebutuhan serba digital, terutama dalam bidang data science dan pengembangan ekosistem digital yang sangat penting,” tambahnya.

Hatta juga menekankan betapa beruntungnya mahasiswa UICI karena mendapatkan kesempatan belajar di lingkungan yang dapat mengembangkan kemampuan-kemampuan yang dibutuhkan di masa depan.

“Yang paling penting adalah membentuk mindset bahwa bekerja bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Kita bisa bekerja tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional dan global. Servis kita juga bisa dilakukan dari mana saja,” jelasnya.

Keunggulan lain dari UICI yang disoroti Hatta adalah metode pembelajaran mandiri berbasis studi kasus. Menurutnya, hal ini akan memperkaya pengalaman mahasiswa.

“Mahasiswa UICI kemungkinan besar akan menjadi individu yang tangguh karena belajar secara mandiri dan disiplin. Inilah salah satu keunggulan UICI,” kata Hatta.

Hatta mengajak mahasiswa UICI untuk memanfaatkan kesempatan belajar di kampus digital ini sebaik mungkin.

“Ini adalah kesempatan yang baik bagi mahasiswa UICI. Pergunakanlah kesempatan ini sebaik mungkin karena ini akan membentuk masa depan kita sendiri maupun negara kita. Masa depan itu digital dan sustainability, dan ini yang saya lihat dikembangkan di UICI,” pungkasnya.

Perlu diketahui, PT Bukit Multi Investama adalah anak usaha dari Bukit Asam yang bergerak di bidang investasi. (*)

share :