UICI dan Digitalisasi HMI-KAHMI (Bagian III)

Artikel

Muhtar

Penulis: Sujana Sulaeman (Kang Jana) – Ketua Lembaga Penerimaan Mahasiswa Baru dan Beasiswa (PMBB) UICI

Dalam tulisan sebelumnya, kita bersama memulai dengan satu langkah kecil, yaitu komisariat HMI setiap semester mengirimkan 1 atau 2 kader terbaiknya menjadi mahasiswa UICI dengan biaya kuliah urunan kita semua.

Pada waktunya, kita akan memetik manfaat terbesar berupa digitalisasi HMI dan KAHMI yang utuh serta menyeluruh yang akan berpengaruh sangat besar untuk kemajuan kita bersama.

Manfaat untuk UICI dan Indonesia:

1. Saat ini jumlah cabang di HMI lebih dari 200 dan jumlah komisariat mencapai hampir 2.000. Dengan langkah kecil kita bersama, setiap semester UICI akan menerima 2.000 mahasiswa dan setahun menerima 4.000 mahasiswa dari semua perguruan tinggi di Indonesia. Dalam waktu 5 tahun akan ada 20.000 kader terbaik HMI yang menjadi digital talent.

2. Disamping jalur PMB dari komisariat HMI, UICI juga menerima mahasiswa dari berbagai jalur lainnya, reguler maupun non reguler. Para digital talent kader HMI ini akan menjadi dinamisator dan integrator di UICI karena sekalipun mereka berlatar belakang sangat beragam tetapi mereka disatukan dalam semangat dan ideologi perjuangan yang sama. UICI akan menjadi perguruan tinggi yang unik dan khas. Insya Allah akan menjadi yg paling menonjol dan unggul.

3. Dengan memiliki mahasiswa yang unggul, maka implementasi catur dharma UICI dapat dilakukan dengan lebih baik dan lebih maju dibandingkan perguruan tinggi yang lain.

Catur dharma UICI tersebut adalah :

• Pendidikan dan pengajaran
• Pengabdian kepada masyarakat
• Penelitian dan pengembangan
• Pengamalan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.

Terciptanya berbagai inovasi baru adalah suatu keniscayaan dan fakta yg insya Allah akan kita lihat dalam beberapa tahun ke depan.

4. Karena para digital talent ini adalah kader-kader terbaik HMI, maka para seniornya akan mendorong mereka untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi ke tempat-tempat terbaik di dunia.
Pada waktunya mereka akan kembali dan membawa berbagai keunggulan dunia ke Indonesia, ke komisariatnya, dan ke kampusnya semula, serta ke UICI.

Transformasi umat, bangsa dan negara akan dapat dilakukan lebih cepat yg dipelopori dan digerakkan oleh para digital talent ini.

5. Generasi awal UICI, perannya akan surut dalam beberapa tahun ke depan, maka para digital talent ini pada waktunya akan menjadi generasi kedua UICI yang akan melanjutkan proses transformasi UICI menjadi perguruan tinggi kelas dunia yang tidak hanya memberi manfaat untuk Indonesia tetapi juga memberi manfaat terbesar bagi peradaban dunia.

Semoga…
Insya Allah..
Barakallah..
Aamiin.!

Bersambung..

share :